Mengapa, setelah kita terpisah dirimu berarti bagiku
Dulu, kau teman biasa namun sepesial dihatiku
Bibir ini keluh tuk katan semuanya
Bukan karena ku takut kau tolak semuanya, kau tau ku tak sendiri
Kini, saat kau tlah bersanding
Ku rasakan penyesalan atas telatnya kata cintaku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar