Meski tak bisa lisan ini tuk ucapkan apa kata isi hati
Q ingin kau tau bahwa rasa ini tetap sama sampai nanti
Bekunya lidah ini, bukan karena Q ragu
Bukan pula karena Q takut kau tolak semua kataku
Q tak sendiri, Q ada yang miliki
Q rasa kau pun tau . . . .
Berangan kau bisa terima ucap kata cinta
Tapi, Berdosakah aku, jika di hati ini ada dua nama
Dirimu dan dirinya orang yang sama Q cinta . .
Q bukan lelaki yang tak bisa memilih
Namun semakin Q ingat n Q dengar cerita tentang mu dan dia
Sama Q rasa ada cinta yang sebenarnya . . .
Q bukan lelaki yang egois
Yang memilih satu cinta demi menyakiti hati yang lain . .
Semua terasa lagi sakit dan tak bisa terbendung
Dia yang lama bersama Q, banyak kisah yang terlewati
Kau yang Q cinta namun tak bisa Q miliki
Kini , . . . . .
Q ingin kau tau, Q sangat menyanyangimu
Meski saat ini . . . .
Sahabat jalan yang terbaik......
Jika Kau kecewa akan sikapku kini . .
Kau boleh lupakan namaku dan anggap aku tak pernah ada . . .
Tapi, . . . .
Q akan terus mengingat dan menyanyangi dirimu . . .
Hingga Q kubur rasa ini untuk Q sendiri
Moga esok, Q bisa memeluk n menggapai hatimu
Bukan tuk diriku sendiri, tapi untuk bahagia kita . . .
Bukan tuk hari ini namun, tuk esok dan seterusnya. . . .
moga dia tau . . .
BalasHapus