Rabu, 25 Mei 2011

daun kering


Aku sungguh mengenalmu
Dari tatapan mata itu
Mengenalmu bahagia bagiku
Tak rela semua menghilang dengan mudah
Sering kau ucap kata lelah
Semakin membuatku rasa tuk berubah
Hidup dari cerita yang memilukan
Tempatku terdiam di lorong kehampaan
Rasa yang kau lupakan
Membuatku bertahan
Seakan tak ingin melupakan
Kau tak tau betapa Q mencintaimu
Karena kau tak pernah mengerti hati ini
Seakan kau hidup dengan egoismu
Bisakah kau memilih kata-kata
Atau menyaringnya agarku nyaman rasa
Berusaha sendiri tuk membangun cinta
Melihat sikapmu acuh tak butuh
Bagai bunuh diri
Kata halus kau anggap permainan
Cinta tulus kau balas hinaan
Haruskah ku berlari memohon cintamu
Agar kau merasa di nomor satukan
Agar kau yakin cinta ini
Q ingin bertanya
Masihkah kau mencintaiku . . . . ??????

Tidak ada komentar:

Posting Komentar